Sepuluh
Area yang Perlu Diinvestigasi untuk perbaikan operasional (kaizen).
Berikut ini
sepuluh hal tambahan yang perlu dipikirkan untuk perbaikan operasi dasar proses
pada umumnya. Daftar berikut terutama berlak untuk operasi yang melibatkan
kerja manual, tetapi dapat juga disesuaikan dengan untuk kasus lain sesuai
kebutuhan dengan pemikiran dan upaya tertentu.
1. Dapatkah kita
memperbaiki gerakan kerja?
2. Dapatkah kita
mengurangi fluktuasi dalam waktu unsur kerja?
3. Dapatkah kita
memisahkan kerja manual dari kerja mesin?
4. Dapatkah kita
merevisi standar barang dalam proses?
5. Dapatkah kita
mengurangi jarak berjalan?
6. Dapatkah kita
menyeimbangkan kerja dengan lebih baik diantara pekerja?
7. Dapatkah kita
memperbaiki kualitas pemrosesan?
8. Dapatkah kita
memperbaiki keandalan mesin?
9. Dapatkah kita
menyimpan, menempatkan, dan memindahkan bahan baku dengan lebih efisien?
10. Hal apa lagi
yang perlu kita pertimbangkan?
A.1 Kemungkinan
perbaikan untuk gerakan kerja
Pertama,
kami akan membahas perbaikan yang dapat dilakukan dalam gerakan yang
berhubungan dengan kerja. Bergantung pada tingkat keterampilan karyawan,
perbedaan besar dapat terjadi dalam pekerjaan. Agar operasi dapat dilakukan
secara efisien, pemborosan dalam gerakan kerja harus ditemukan dan dikurangi.
Tip 1 :
belajarlah memerhatikan postur tubuh karyawan untuk menemukan poin kaizen.
·
Apakah karyawan bekerja dengan posisi membungkuk atau
punggung tegak?
·
Apakah sudut tubuh berubah dengan tiba-tiba?
·
Dapatkah sesuatu dilakukan sambil berjalan?
·
Apakah arah gerakan berubah secara tiba-tiba?
Tip 2 :
belajarlah memerhatikan gerakan tangan untuk menemukan poin kaizen.
·
Apakah kedua tangan bergerak secara efisien?apakah
terdapat jeda?
·
Apakah gerakan yang dilakukan tangan terlalu lebar?
·
Apakah ada saat tangan hanya diam?
·
Apakah kerja terlalu tinggi/rendah atau ke kiri/kanan?
·
Apakah posisi akhir sudah tepat?apakah gerakan untuk
tahapan selanjutnya sudah tepat?
Tip 3 :
belajarlah memerhatikan pandangan mata untuk menemukan poin kaizen.
·
Apakah sudut tubuh berubah secara tiba-tiba?
·
Apakah jarak tangan dengan peralatan dan komponen
sudah tepat?
·
Apakah peralatan, komponen, alat ukur dalam posisi
yang tepat?
·
Apakah terdapat gerakan mencari atau meraba-raba untuk
menemukan sesuatu?
Tip 4 :
belajarlah memerhatikan kaki untuk menemukan poin kaizen.
·
Apakah ada gerakan yang menjauh dari aliran kerja?
·
Apakah ada kerja yang mengharuskan berhenti lama?
Dengan
dasar-dasar analisis therblig, anda dapat mengurai gerakan setiap individu yang
mungkin membutuhkan pelajaran kaizen lebih lanjut. Anda juga dapat memperoleh
ide untuk kaizen dengan memusatkan pada unsur dan gerakan kerja satu per satu.
Cobalah berbagai teknik dan lihat mana yang terbaik untuk berbagai kasus.
Berikut ini
pertanyaan untuk dipertimbangkan juga.
Apa yang
akan terjadi jika kita:
·
Mengubah sudut baki komponen atau tinggi rak?
·
Mengubah jumlah kotak komponen atau ukuran palet?
·
Mengubah ukuran atau tinggi papan luncur atau meja?
·
Mengubah posisi atau sudut peralatan, jig, atau
komponen?
·
Mengubah urutan pekerjaan?
·
Mengubah metode awal proses?
·
Mengurangi jumlah perjalanan menggunakan kereta dan
pengangkutan lain?
·
Menggunakan kedua tangan?
Semua hal di
atas dapat membantu anda lebih baik dengan memangkas waktu dari proses kerja
dan menjadikan pekerjaan lebih mudah dan lebih efisien secara bersamaan.
A.2 Fokus
pada Fluktuasi Waktu Unsur Kerja
Jika anda menggunakan
metode studi waktu atau kerja terstandar, sering terdapat masalah fluktuasi
waktu unsur kerja. Semakin besar fluktuasinya, semakin tidak stabil unsur kerja
tersebut dan umumnya lebih sulit.
Bahkan
ketika suatu pekerjaan telah distandarkan, sering kali ada unsur kerja yang
mengalami fluktuasi waktu ekstrem. Ingat, jika pekerja berpengalaman mengalami
fluktuasi kerja, fluktuasi pada pekerja yang belum berpengalaman pasti lebih
besar. Tipe masalah seperti ini perlu diberi prioritas tinggi. Berikut ini beberapa hal dan tips tentang hal-hal yang
perlu diselidiki untuk memperbaiki kerja denga fluktuasi waktu yang besar.
Apakah ada
kesulitan pengerjaan?
·
Apakah pekerjaannya sulit dilihat, apakah diperlukan
banyak meraba-raba?
·
Apakah ada banyak penyesuaian?
·
Apakah dibutuhakan sejumlah kecakapan khusus?
·
Apakah ada unsur muri/ beban berlebihan dalam
pekerjaan?
·
Apakah peralatan mudah digunakan?
·
Apakah keakuratan peralatan, perlengkapan, dan
sebagainya bagus?
Apakah
kualitas dan bentuk komponen yang dihasilkan bagus?
·
Apakah ada komponen rusak yang bercampur dengan
komponen lain?
·
Apakah bentuk dan ketepatan komponen bagus?
·
Apakah komponen mudan dikeluarkan dari kotak?
·
Apakah pengerjaan ulang terjadi?
Apakah ada
komponen yang salah atau hilang?
·
Apakah komponen berada di lokasi yang ditentukan?
·
Apakah komponen dipajang dengan jelas dan mudah
dilihat?
·
Apakah standar kerja/ kerja terstandar dibuat?
·
Apakah komponen dikirim dalam jumlah kecil?
·
Apakah kartu kanban dikumpulkan, disortir, dan
komponen dipesan?
Selidiki dengan
saksama setiap poin tersebut untuk perbaikan dan pertimbangkan ide untuk setiap
poin yang membutuhkan kaizen.
Untuk tipe
masalah ini, hal-hal berikut dapat dipertimbangkan:
Perbaiki
metode kerja
ü Perbaiki
penyesuaian yang membutuhkan kerja(hapuskan kebutuhan akan penyesuaian)
ü Sederhanakan
kerja yang membutuhkan keterampilan atau kecakapan
ü Revisi
peralatan, komponen, dan sebagainya
Stabilkan
kualitas
ü Tingkatkan
kestabilan kualitas komponen
ü Cegah komponen
yang salah masuk ke kotak
ü Tentukan lokasi
peralatan dan komponen secara spesifik
Promosikan
standardisasi
ü Buat standar
kerja dan kerja terstandar
ü Ikuti peraturan
tempat kerja
ü Buat pekerjaan
yang jarang dilakukan berlangsung pada interval yang berkala
Sumber artikel: TOYOTA KAIZEN METHODS

No comments:
Post a Comment