Sunday, August 11, 2013

Perbaikan Operasional (Kaizen)

Sepuluh Area yang Perlu Diinvestigasi untuk perbaikan operasional (kaizen).
http://trikueni-perbaikan-pengembangan.blogspot.com/2013/08/perbaikan-operasional-kaizen.html

Berikut ini sepuluh hal tambahan yang perlu dipikirkan untuk perbaikan operasi dasar proses pada umumnya. Daftar berikut terutama berlak untuk operasi yang melibatkan kerja manual, tetapi dapat juga disesuaikan dengan untuk kasus lain sesuai kebutuhan dengan pemikiran dan upaya tertentu.
1.      Dapatkah kita memperbaiki gerakan kerja?
2.      Dapatkah kita mengurangi fluktuasi dalam waktu unsur kerja?
3.      Dapatkah kita memisahkan kerja manual dari kerja mesin?
4.      Dapatkah kita merevisi standar barang dalam proses?
5.      Dapatkah kita mengurangi jarak berjalan?
6.      Dapatkah kita menyeimbangkan kerja dengan lebih baik diantara pekerja?
7.      Dapatkah kita memperbaiki kualitas pemrosesan?
8.      Dapatkah kita memperbaiki keandalan mesin?
9.      Dapatkah kita menyimpan, menempatkan, dan memindahkan bahan baku dengan lebih efisien?
10.  Hal apa lagi yang perlu kita pertimbangkan?

A.1 Kemungkinan perbaikan untuk gerakan kerja
Pertama, kami akan membahas perbaikan yang dapat dilakukan dalam gerakan yang berhubungan dengan kerja. Bergantung pada tingkat keterampilan karyawan, perbedaan besar dapat terjadi dalam pekerjaan. Agar operasi dapat dilakukan secara efisien, pemborosan dalam gerakan kerja harus ditemukan dan dikurangi.
Tip 1 : belajarlah memerhatikan postur tubuh karyawan untuk menemukan poin kaizen.
·         Apakah karyawan bekerja dengan posisi membungkuk atau punggung tegak?
·         Apakah sudut tubuh berubah dengan tiba-tiba?
·         Dapatkah sesuatu dilakukan sambil berjalan?
·         Apakah arah gerakan berubah secara tiba-tiba?

Tip 2 : belajarlah memerhatikan gerakan tangan untuk menemukan poin kaizen.
·         Apakah kedua tangan bergerak secara efisien?apakah terdapat jeda?
·         Apakah gerakan yang dilakukan tangan terlalu lebar?
·         Apakah ada saat tangan hanya diam?
·         Apakah kerja terlalu tinggi/rendah atau ke kiri/kanan?
·         Apakah posisi akhir sudah tepat?apakah gerakan untuk tahapan selanjutnya sudah tepat?
Tip 3 : belajarlah memerhatikan pandangan mata untuk menemukan poin kaizen.
·         Apakah sudut tubuh berubah secara tiba-tiba?
·         Apakah jarak tangan dengan peralatan dan komponen sudah tepat?
·         Apakah peralatan, komponen, alat ukur dalam posisi yang tepat?
·         Apakah terdapat gerakan mencari atau meraba-raba untuk menemukan sesuatu?

Tip 4 : belajarlah memerhatikan kaki untuk menemukan poin kaizen.
·         Apakah ada gerakan yang menjauh dari aliran kerja?
·         Apakah ada kerja yang mengharuskan berhenti lama?
Dengan dasar-dasar analisis therblig, anda dapat mengurai gerakan setiap individu yang mungkin membutuhkan pelajaran kaizen lebih lanjut. Anda juga dapat memperoleh ide untuk kaizen dengan memusatkan pada unsur dan gerakan kerja satu per satu. Cobalah berbagai teknik dan lihat mana yang terbaik untuk berbagai kasus.
Berikut ini pertanyaan untuk dipertimbangkan juga.
Apa yang akan terjadi jika kita:
·         Mengubah sudut baki komponen atau tinggi rak?
·         Mengubah jumlah kotak komponen atau ukuran palet?
·         Mengubah ukuran atau tinggi papan luncur atau meja?
·         Mengubah posisi atau sudut peralatan, jig, atau komponen?
·         Mengubah urutan pekerjaan?
·         Mengubah metode awal proses?
·         Mengurangi jumlah perjalanan menggunakan kereta dan pengangkutan lain?
·         Menggunakan kedua tangan?
Semua hal di atas dapat membantu anda lebih baik dengan memangkas waktu dari proses kerja dan menjadikan pekerjaan lebih mudah dan lebih efisien secara bersamaan.

A.2 Fokus pada Fluktuasi Waktu Unsur Kerja
Jika anda menggunakan metode studi waktu atau kerja terstandar, sering terdapat masalah fluktuasi waktu unsur kerja. Semakin besar fluktuasinya, semakin tidak stabil unsur kerja tersebut dan umumnya lebih sulit.
Bahkan ketika suatu pekerjaan telah distandarkan, sering kali ada unsur kerja yang mengalami fluktuasi waktu ekstrem. Ingat, jika pekerja berpengalaman mengalami fluktuasi kerja, fluktuasi pada pekerja yang belum berpengalaman pasti lebih besar. Tipe masalah seperti ini perlu diberi prioritas tinggi. Berikut  ini beberapa hal dan tips tentang hal-hal yang perlu diselidiki untuk memperbaiki kerja denga fluktuasi waktu yang besar.
Apakah ada kesulitan pengerjaan?
·         Apakah pekerjaannya sulit dilihat, apakah diperlukan banyak meraba-raba?
·         Apakah ada banyak penyesuaian?
·         Apakah dibutuhakan sejumlah kecakapan khusus?
·         Apakah ada unsur muri/ beban berlebihan dalam pekerjaan?
·         Apakah peralatan mudah digunakan?
·         Apakah keakuratan peralatan, perlengkapan, dan sebagainya bagus?
Apakah kualitas dan bentuk komponen yang dihasilkan bagus?
·         Apakah ada komponen rusak yang bercampur dengan komponen lain?
·         Apakah bentuk dan ketepatan komponen bagus?
·         Apakah komponen mudan dikeluarkan dari kotak?
·         Apakah pengerjaan ulang terjadi?
Apakah ada komponen yang salah atau hilang?
·         Apakah komponen berada di lokasi yang ditentukan?
·         Apakah komponen dipajang dengan jelas dan mudah dilihat?
·         Apakah standar kerja/ kerja terstandar dibuat?
·         Apakah komponen dikirim dalam jumlah kecil?
·         Apakah kartu kanban dikumpulkan, disortir, dan komponen dipesan?
Selidiki dengan saksama setiap poin tersebut untuk perbaikan dan pertimbangkan ide untuk setiap poin yang membutuhkan kaizen.
Untuk tipe masalah ini, hal-hal berikut dapat dipertimbangkan:
Perbaiki metode kerja
ü  Perbaiki penyesuaian yang membutuhkan kerja(hapuskan kebutuhan akan penyesuaian)
ü  Sederhanakan kerja yang membutuhkan keterampilan atau kecakapan
ü  Revisi peralatan, komponen, dan sebagainya
Stabilkan kualitas
ü  Tingkatkan kestabilan kualitas komponen
ü  Cegah komponen yang salah masuk ke kotak
ü  Tentukan lokasi peralatan dan komponen secara spesifik
Promosikan standardisasi
ü  Buat standar kerja dan kerja terstandar
ü  Ikuti peraturan tempat kerja

ü  Buat pekerjaan yang jarang dilakukan berlangsung pada interval yang berkala

Sumber artikel: TOYOTA KAIZEN METHODS

Posted by: Trikueni dermanto
Kreatif dan Inovatif, Updated at: 1:58 AM

No comments:

Post a Comment